Berhasil Bersaing di Tingkat Nasional, Cerpen Siswa MTsN 2 Aceh Besar Akan Diterbitkan Dalam Antologi Cerpen oleh Gramedia

Fahri Akbar, siswa MTsN 2 Aceh Besar mengukir prestasi membanggakan di bulan Ramadan ini. Cerita pendek (cerpen) karyanya berjudul “Ceritaku” terpilih menjadi salah satu cerpen yang akan dibukukan dan diterbitkan oleh Gramedia. Tidak tanggung-tanggung, cerpennya mampu bersaing dengan 740 peserta lain se-Indonesia dalam lomba menulis cerpen anak bersama Gramedia hingga terpilih menjadi salah satu dari 30 cerpen terbaik tingkat nasional. Fahri merupakan satu-satunya peserta tingkat SMP/MTs dari Aceh yang cerpennya terpilih untuk dibukukan.

Hasil lomba 30 Cerpen terbaik yang dibukukan

Anak ketiga dari pasangan Bapak Irwan dan Ibu Irfitria ini merupakan siswa kelas VIII yang sangat tertarik pada dunia menulis. Di sekolah ia aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler menulis yang diasuh oleh guru bahasa Indonesia. Selain itu, Fahri juga memiliki bakat di bidang menggambar. Hal ini dibuktikan dengan prestasi Fahri yang memenangkan lomba desain poster yang diadakan oleh OSIM MTsN 2 Aceh Besar pada bulan Desember 2020 lalu.

“Saya sangat bahagia, bangga, dan bersyukur karena menang lomba ini. Ini lomba pertama saya di bidang menulis,” ujar Fahri saat ditemui di sela-sela kegiatan Ramadan di sekolah. Ia tidak sabar untuk segera memiliki buku antologi cerpen yang memuat karyanya tersebut. Menurut informasi dari panitia, buku antologi cerpen terpilih akan diterbitkan awal Agustus 2021. Hal ini mengingat proses editing, layout, dll. memerlukan waktu pengerjaan sekitar 3 bulan. Selain cerpennya diterbitkan, peserta dengan cerpen terpilih juga mendapatkan goodiebag dari Gramedia.

Di sekolah Fahri dikenal oleh para guru sebagai siswa yang pintar, rajin sopan, serta sholeh. Di bidang akademik pun ia mendapatkan peringkat 1 di kelasnya. Tak heran jika para guru sangat bahagia mendengar kabar ini. Semoga Fahri masih akan terus mengukir prestasinya dan semoga ini juga bisa memotivasi siswa lain untuk berprestasi baik di bidang akademik, maupun non akademik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: