Hebat, Kepala dan Guru MTsN 2 Aceh Besar Lahirkan Karya Tingkat Nasional

Gambar Buku Karya Kepala dan Guru MTsN 2 Aceh Besar

Aceh Besar (06/04/2022) – Buku kumpulan artikel dan puisi karya kepala dan para guru MTsN 2 Aceh Besar telah diterbitkan pada Februari tahun 2022 oleh Nyalanesia dalam program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) Nasional. Penyerahan dan launching karya tersebut dilakukan pada malam puncak penganugerahan karya terbaik se-Indonesia, di Jakarta.

Buku antologi artikel dan puisi tersebut memuat karya para guru se-Indonesia, dan pastinya telah melalui seleksi yang ketat sejak satu tahun silam

Buku antologi artikel berjudul “Merefleksi Indonesia 2021: Antologi Artikel Guru 2021 Jilid 2” ini memuat 20 artikel guru se-Indonesia, 10 diantaranya merupakan artikel karya kepala dan guru MTsN 2 Aceh Besar. Selain itu, dalam buku antologi puisi berjudul “Pusparagam Mimpi: Antologi Puisi Guru GSMB Nasional 2021 Jilid 1” memuat 3 karya guru MTsN 2 Aceh Besar.

Berikut ini nama-nama guru penulis artikel dan puisi tingkat nasional dari MTsN 2 Aceh Besar:

Penulis Artikel

1. Sudirman M, S. Ag.

2. Zahra Nurul Liza, S. Pd.

3. Aida Junaidanur, S. Pd.

4. Suji Hartini, S. Pd., M. Si.

5. Mawaddah Warahmah, S. Ag., M. Pd.

6. Ellysa Putri, S. Pd.

7. Farhah, S. Pd.

Penulis Puisi

1. Aulia Zulmy, S. Pd.

2. Dra. Sri Rahayuningsih

3. Ernita Handayani, S. Pd.

Kepala Perpustakaan MTsN 2 Aceh Besar, Bunda Sri Rahayuningsih berharap para guru dapat terus menghasilkan karya terbaik, terlebih di era literasi, sudah sepantasnya MTsN 2 Aceh Besar lebih dikenal dalam berinovasi di kancah nasional bahkan internasional.

“Mari kita langitkan harapan, sudah saatnya kita terbang membawa perubahan bagi MTsN 2”, ajak Bunda penuh semangat.

Sudirman M, S. Ag selaku kepala madrasah juga mengharapkan hal yang sama. Beliau meminta kedepan semakin banyak lagi guru-guru yang menghasilkan karya di berbagai bidang.

Melalui program GSMB Nasional ini MTsN 2 Aceh Besar kembali menunjukkan jati dirinya di bidang literasi. Para guru sadar bahwa tugasnya bukan hanya mendidik di madrasah, melainkan terus mengembangkan ilmu-ilmu pengetahuan melalui penelitian-penelitian yang akan terus dipublikasikan di berbagai media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: