Jadi Pembina Upacara di Madrasah Terpadu Tungkop, Kakankemenag Aceh Besar Panjatkan Doa Untuk Almarhum Prof Farid

Aceh Besar (16/08/2021) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Abrar Zym SAg menjadi pembina upacara terpadu komplek madrasah terpadu Tungkop pada Hari Senin (16/08/2021).

Upacara yang digelar secara terpadu tersebut diikuti oleh guru, pegawai dan siswa MIN 20 Aceh Besar, MTsN 2 Aceh Besar dan MAN 4 Aceh Besar, diawali doa bersama yang dipimpin oleh Kakankemenag Aceh Besar kepada almarhum Prof. Dr. Farid Wajdi Ibrahim.

Seperti diketahui seorang tokoh Aceh yang juga mantan Rektor UIN Ar Raniry Banda Aceh meninggal dunia pada Sabtu (14/08/2021) silam. Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar yang dirasakan masyarakat Aceh, disamping akademisi beliau juga seorang pendakwah yang dikenal lantang menyuarakan kebenaran, tidak jarang keputusan yang diambil pemerintah selalu meminta pendapat Pak Prof, sapaan akrabnya. Selamat jalan Profesor, insya Allah surga menantimu.

Abrar Zym dalam arahannya mengatakan, melalui momentum kemerdekaan Republik Indonesia ke 76 ini kita harapkan menjadi semangat bagi untuk terus memperbaiki diri agar menjadi lebih baik lagi kedepan, beliau juga meminta hari kemerdekaan tetap dirayakan meskipun dalam kondisi yang sangat terbatas.

“Hari ini Presiden Jokowi sedang melakukan melakukan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Paripurna DPR RI, mohon doa dan dukungan kita semua agar negara kita menjadi lebih baik di masa yang akan datang, dan Covid 19 ini cepat berlalu”, pinta beliau diiringi pekikan Amiiin semua peserta upacara.

Selain itu beliau juga mengingatkan guru agar senantiasa melakukan tugas dan fungsinya sesuai dengan amanah dan tuntunan yang telah diatur dalam Al Quran dan sunnah Rasulullah, sehingga guru dapat melahirkan generasi yang memiliki akhlakul qarimah.

“Mari fungsikan peran guru, guru itu pengajar bukan penghajar, pendidik bukan penyidik, teladan bukan telat dan, digugu dan ditiru, berikan yang terbaik untuk anak didik kita”, tegas Ustadz Abrar penuh harap.

Senada dengan itu beliau juga meminta kepada siswa agar sama-sama bangkit memajukan madrasah, “jangan biarkan kepala madrasah atau guru saja yg membangun madrasah, tapi peran kalian anak didik semua menjadikan madrasah lebih hebat, mandiri berprestasi.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan Madrasah Inovasi dari Kakanwil Kemenag Aceh yang diserahkan oleh Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, H. Abrar Zym, S.Ag., M.H didampingi Kasi Penmad, Suryadi, S.Ag, kepada masing-masing Kepala Madrasahnya.

Terakhir acara ditutup dengan pemberian sertifikat penghargaan Duta Pustaka Siswa MIN 20 Aceh Besar, penghargaan Guru Aktif Menulis untuk guru MTsN 2 Aceh Besar, juara Penulisan Cerpen tingkat sekolah kepada enam orang siswa MTsN 2 Aceh Besar pada kejuaraan GSMB Nasional, penghargaan kepada Guru Pembina MYRES MAN 4 Aceh Besar, dan terakhir penghargaan Penulisan Buku Karya Ilmiah Remaja kepada 21 orang siswa MAN 4 Aceh Besar.

Siswa MTsN 2 Aceh Besar kibarkan Merah Putih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: