MTsN Tungkob, Madrasah Hebat Bermartabat

MADRASAH yang didirikan pada tanggal 2 April 1962 oleh Badan Pembina Sekolah Menengah Islam (BMI) ini telah menjalankan proses pembelajaran dalam waktu yang lama, sebagai salah satu madrasah tertua di Aceh, pada tahun 2020 ini MTsN Tungkob telah berusia 58 tahun, tentu memiliki banyak asam garam dalam proses perjalanannya
.
MTsN Tungkob berada di pinggiran Kota Banda Aceh, berlokasi satu komplek terpadu dengan Raudhatul Athfal Taqrimah Tungkob, MIN Tungkob dan MAN Darussalam, menjadi daya tarik sekolah ini untuk terus memberi yang terbaik bagi peserta didiknya
.
Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 147 Tahun 1968, tanggal 5 Juli 1968 sekolah ini dinegerikan dengan nama Madrasah Tsanawiyah Agama Islam Negeri (MTsAIN) Tungkob, namun pada Tahun 1980 nama madrasah ini berubah menjadi MTsN Tungkob
.
Sejak pendiriannya, MTsN Tungkob sudah dipimpin oleh kepala madrasah yang berkompeten, yaitu Drs. Ilyas Yusuf, Drs. Ibrahim Ismail, Drs. Burhanuddin Umar, Drs. Uzair, Dra. Sri Rahayuningsih, Drs. Hamdan, Drs. Asnawi Adam, M.Pd, dan Satria, S.Ag., M.Ed
.
Saat ini, Kepala Madrasah dipimpin oleh Sudirman M, S.Ag dan dibantu oleh empat wakil kepala, yaitu Suji Hartini, S.Pd., M.Si sebagai wakil kepala bidang kurikulum, M. Yusuf, S.Ag wakil bidang kesiswaan, Drs. Zulkifli sebagai wakil bidang sarana, dan Mawardinur, wakil bidang Humas
.
Pemimpin MTsN Tungkob saat ini merupakan tokoh-tokoh visioner, hal ini dapat dilihat dari komitmen dimana pengembangan mutu menjadi suatu keniscayaan. Di bawah kepemimpinan saat ini juga MTsN Tungkob didapuk menjadi Sekolah Ramah Anak (SRA), ini tentu menjadi prestasi sekaligus beban dan tanggung jawab yang mesti didukung serta dijalankan oleh segenap guru dan tenaga kependidikan sekolah
.
Seiring perkembangan teknologi MTsN Tungkob terus berbenah mengikuti trend ilmu pengetahuan terbarukan, disamping mengedepankan calon alumni yang unggul dalam prestasi, santun dalam budi pekerti, seperti visi madrasah, juga terus menerus melakukan pembinaan bagi guru agar terdepan dalam mutu dan proses belajar mengajar. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: