Rutin Kunjungi Museum, Cara Siswa MTsN 2 Aceh Besar Mencintai Negara

Aceh Besar (01/03/2021) Siswa MTsN 2 Aceh Besar Mengunjungi Museum Aceh Aceh dan Museum Tsunami dalam rangka Karya Wisata Mata Pelajaran IPS, Kesenian dan PPKn, kunjungan kali ini diikuti oleh 95 siswa dari kelas 1, 2 dan kelas 3.

Memilih kunjungan ke musem selain karena koleksi dan sejarahnya menunjang pembelajaran terutama pelajaran IPS, Kesenian dan PPKn juga sebagai upaya memberi bekal kemampuan dan sikap mental untuk mengelola lingkungan alam secara bertanggung jawab, melestarikan nilai-nilai dan mengembangkan budaya Aceh.

Jarak antar kedua museum yang berdekatan memberi waktu lebih bagi siswa untuk belajar lebih banyak di masing-masing museum yang dikunjungi, selain itu Museum Aceh dipilih karena berada di pusat Ibukota Provinsi, dekat dengan sekolah, dan tidak kalah penting karena menyajikan data dan koleksi sejarah yang sangat lengkap.

Foto Museum Aceh
source: www.irfan.id

Di Museum Aceh siswa belajar tentang sejarah masa kerajaan Aceh jauh sebelum Indonesia merdeka, melihat benda-benda peninggalan sejarah, kebudayaan Aceh dan ribuan koleksi menarik tentunya terkait dengan budaya keacehan.

Sementara di Museum Tsunami para siswa disuguhkan foto dan video tentang sebuah bencana yang melanda Aceh, bahkan semua siswa yang berkunjung belum lahir ketika itu, Tsunami.

Petugas pendamping di kedua museum sangat terperinci menjelaskan setiap detail peristiwa yang terjadi di masa dahulu, siswa pun begitu antusias menyimak setiap bait kata yang diutarakan, khususnya Museum Tsunami, kepiawaian petugas dalam menjelaskan menyebabkan hampir semua siswa menitikkan air mata, seolah-olah merasakan dampak kepedihan yang ditimbulkan, mungkin pun ada diantara mereka yang kehilangan anggota keluarganya ketika Tsunami melanda Tanah Rencong, 26 Desember 2004 silam.

Seraya memanjatkan doa, tangisan siswa tak bisa terbendung saat mereka memasuki sebuah ruang Memoriam yang dipenuhi ribuan nama para syuhada. Alunan ayat suci Al-Quran yang diperdengarkan membuat suasana bertambah khidmat.

Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul tiga siang, tibalah waktunya siswa dan guru pendamping kembali ke madrasah dengan membawa sejuta kenangan yang didengar dan dilihat di Museum Aceh dan Museum Tsunami.

Semoga kunjungan kali ini memberi makna yang berarti, terutama mengucap syukur atas nikmat dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, cinta sesama makhluk hidup, dan utamanya menambah rasa cinta tanah air dengan menghargai jasa para pahlawan negara kita tercinta.

Penulis:

Saiful Amri, S.Pd (Guru Mata Pelajaran IPS MTsN 2 Aceh Besar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: